Minggu, 02 September 2012

Mitos Gunung Salak

Gunung Salak kokoh berdiri di wilayah Kabupaten Bogor dan Sukabumi, Jawa Barat. Banyak pecinta alam mengungkapkan kekaguman atas keindahan gunung ini dengan cara melakukan pendakian.

Jumat, 27 April 2012

Pidato gerakan anti narkoba


Assalamualaikum Wr.Wb        

Hadirin yang berbahagia,pertama-tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat sehingga pada hari ini kita dapat berkumpul kembali dalam keadaan sehat wal’afiat. Bapa kepala sekolah yang saya hormati, bapak dan  ibu guru beserta staf tata usaha yang saya hormati, terlebih untuk semua teman-teman yang mau meluangkan waktunya untuk hadir disini. Tak lupa saya megucapkan terima kasih kepada hadirin semua  yang sudah mempercayai saya sebagai ketua OSIS untuk menyampaikan sambutan pada acara ini.
          Hadirin yang saya hormati.Acara ini dilaksanakan berdasarkan kekhawatiran yang terjadi di jaman sekarang terlebih lagi kekhawatiran terhadap narkoba.Di masa sekarang banyak sekali terjadi pergaulan bebas yaitu pergaulan tanpa diawasi oleh siapapun .Di pergaulan bebas semua bisa terjadi termasuk peredaran narkoba. Saya berharap hadirin semua tidak ada pengkonsumsi narkoba bahkan jangan sampai ada.Narkoba dapat merusak,merusak semuanya termasuk juga merusak moral dan ahklak kita.Narkoba adalah musuh kita semua oleh karena itu kita semua harus mewaspadainya.Kita semua bisa menghindari atau mencegah penyalahgunaan narkoba dengan banyak cara kita bisa mencegahnya dengan mengikuti kegiatan sosial yang berhubungan dengan memusuhi narkoba ,kita juga bisa mengikuti kegiatan agama karena dengan mempertebal keimanan agama kita akan lebih dilindungi oleh Allah SWT dari pengaruh buruk narkoba.Salah satu kegiatan sosial untuk menghindari narkoba yaitu “GRANAT” gerakan anti narkoba yang sekarang sedang kita laksanakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan siswa akan pengaruh buruk yang ditimbulkan narkoba yang akan dijelaskan oleh kakak-kakak mahasiswa dari Universitas Fathandino.Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi hadirin semua khususnya untuk teman-teman semua
          Hadirin yang saya hormati, Itulah yang hanya bisa saya sampaikan semoga hadirin dapat memetik hikmah dan manfaatnya.Mohon maaf bila ada perkataan saya yang tidak berkenan dihati hadirin.Akhir Kata  saya ucapkan,

Wabillahitaufik wal hidayah, Wassalamualikum Wr.Wb.

Minggu, 18 Maret 2012

Qada dan Qadar


1.Pengertian Qada dan Qadar
Menurut bahasa  Qadha memiliki beberapa pengertian yaitu: hukum, ketetapan,pemerintah, kehendak, pemberitahuan, penciptaan. Menurut istilah Islam, yang dimaksud dengan qadha adalah ketetapan Allah sejak zaman Azali. Azali artinya ketetapan yang sudah ada sebelum keberadaan makhluk.contohnya seperti burung bisa terbang dan ular bisa berjalan tanpa kaki.
Menurut bahasa  Qadar arti qadar menurut bahasa adalah: kepastian, peraturan, ukuran. Adapun menurut Islam qadar perwujudan atau kenyataan ketetapan Allah terhadap semua makhluk dalam kadar dan berbentuk tertentu sesuai dengan iradah-Nya.Contohnya seperti orang yang diberi kecerdasan rendah bisa menjadi sangat pintar asalkan dirinya mau belajar.
2. Hubungan antara Qadha dan Qadar
Pada uraian tentang pengertian qadha dan qadar dijelaskan bahwa antara qadha dan qadar selalu berhubungan erat . Qadha adalah ketentuan, hukum atau rencana Allah sejak zaman azali. Qadar adalah kenyataan dari ketentuan atau hukum Allah. Jadi hubungan antara qadha qadar ibarat rencana dan perbuatan.
Perbuatan Allah berupa qadar-Nya selalu sesuai dengan ketentuan-Nya. Di dalam surat Al-Hijr ayat 21 Allah berfirman, yang artinya sebagai berikut:
Artinya ” Dan tidak sesuatupun melainkan disisi kami-lah khazanahnya; dan Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran yang tertentu.”
Orang kadang-kadang menggunakan istilah qadha dan qadar dengan satu istilah, yaitu
Qadar atau takdir. Jika ada orang terkena musibah, lalu orang tersebut mengatakan, ”sudah takdir”, maksudnya qadha dan qadar.
3.Kewajiban beriman kepada dan qadar
Diriwayatkan bahwa suatu hari Rasulullah SAW didatangi oleh seorang laki-laki yang berpakaian serba putih , rambutnya sangat hitam. Lelaki itu bertanya tentang Islam, Iman dan Ihsan. Tentang keimanan Rasulullah menjawab yang artinya: Hendaklah engkau beriman kepada Allah, malaekat-malaekat-Nya, kitab-kitab-Nya,rasul-rasulnya, hari akhir dan beriman pula kepada qadar(takdir) yang baik ataupun yang buruk. Lelaki tersebut berkata” Tuan benar”. (H.R. Muslim)
Lelaki itu adalah Malaekat Jibril yang sengaja datang untuk memberikan pelajaran agama kepada umat Nabi Muhammad SAW. Jawaban Rasulullah yang dibenarkan oleh Malaekat Jibril itu berisi rukun iman. Salah satunya dari rukun iman itu adalah iman kepada qadha dan qadar. Dengan demikian , bahwa mempercayai qadha dan qadar itu merupakan hati kita. Kita harus yakin dengan sepenuh hati bahwa segala sesuatu yang terjadi pada diri kita, baik yang menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan adalah atas kehendak Allah.
Takdir Allah merupakan iradah (kehendak) Allah. Oleh sebab itu takdir tidak selalu sesuai dengan keinginan kita. Tatkala takdir atas diri kita sesuai dengan keinginan kita, hendaklah kita beresyukur karena hal itu merupakan nikmat yang diberikan Allah kepada kita. Ketika takdir yang kita alami tidak menyenangkan atau merupakan musibah, maka hendaklah kita terima dengan sabar dan ikhlas. Kita harus yakin, bahwa di balik musibah itu ada hikmah yang terkadang kita belum mengetahuinya. Allah Maha Mengetahui atas apa yang diperbuatnya.
4.Hubungan antara qadha dan qadar dengan ikhtiar
Iman kepada qadha dan qadar artinya percaya dan yakin dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT telah menentukan tentang segala sesuatu bagi makhluknya. Berkaitan dengan qadha dan qadar, Rasulullah SAW bersabda yang artinya sebagai berikut yang artinya
Sesungguhnya seseorang itu diciptakan dalam perut ibunya selama 40 hari dalam bentuk nuthfah, 40 hari menjadi segumpal darah, 40 hari menjadi segumpal daging, kemudian Allah mengutus malaekat untuk meniupkan ruh ke dalamnya dan menuliskan empat ketentuan, yaitu tentang rezekinya, ajalnya, amal perbuatannya, dan (jalan hidupny) sengsara atau bahagia.” (HR.Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Mas’ud).
Dari hadits di atas dapat kita ketahui bahwa nasib manusia telah ditentukan Allah sejak sebelum ia dilahirkan. Walaupun setiap manusia telah ditentukan nasibnya, tidak berarti bahwa manusia hanya tinggal diam menunggu nasib tanpa berusaha dan ikhtiar. Manusia tetap berkewajiban untuk berusaha, sebab keberhasilan tidak datang dengan sendirinya.
Mengenai hubungan antara qadha dan qadar dengan ikhtiar ini, para ulama berpendapat, bahwa takdir itu ada dua macam :
1.Takdir mua’llaq: yaitu takdir yang erat kaitannya dengan ikhtiar manusia. Contoh seorang siswa bercita-cita ingin menjadi insinyur pertanian. Untuk mencapai cita-citanya itu ia belajar dengan tekun. Akhirnya apa yang ia cita-citakan menjadi kenyataan. Ia menjadi insinyur pertanian. Dalam hal ini Allah berfirman:
2.Takdir mubram; yaitu takdir yang terjadi pada diri manusia dan tidak dapat diusahakan atau tidak dapat di tawar-tawar lagi oleh manusia. Contoh. Ada orang yang dilahirkan dengan mata sipit , atau dilahirkan dengan kulit hitam sedangkan ibu dan bapaknya kulit putih dan sebagainya.
5.Hikmah Beriman kepada Qada dan qadar
Dengan beriman kepada qadha dan qadar, banyak hikmah yang amat berharga bagi kita dalam menjalani kehidupan dunia dan mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat. Hikmah tersebut antara lain:
a.Melatih diri untuk banyak bersyukur dan bersabar
Orang yang beriman kepada qadha dan qadar, apabila mendapat keberuntungan, maka ia akan bersyukur, karena keberuntungan itu merupakan nikmat Allah yang harus disyukuri. Sebaliknya apabila terkena musibah maka ia akan sabar, karena hal tersebut merupakan ujian
b.Menjauhkan diri dari sifat sombong dan putus asa
Orang yang tidak beriman kepada qadha dan qadar, apabila memperoleh keberhasilan, ia menganggap keberhasilan itu adalah semata-mata karena hasil usahanya sendiri. Ia pun merasa dirinya hebat. Apabila ia mengalami kegagalan, ia mudah berkeluh kesah dan berputus asa , karena ia menyadari bahwa kegagalan itu sebenarnya adalah ketentuan Allah.
c.Memupuk sifat optimis dan giat bekerja
Manusia tidak mengetahui takdir apa yang terjadi pada dirinya. Semua orang tentu menginginkan bernasib baik dan beruntung. Keberuntungan itu tidak datang begitu saja, tetapi harus diusahakan. Oleh sebab itu, orang yang beriman kepada qadha dan qadar senantiasa optimis dan giat bekerja untuk meraih kebahagiaan dan keberhasilan itu.
d.Menenangkan jiwa
Orang yang beriman kepada qadha dan qadar senangtiasa mengalami ketenangan jiwa dalam hidupnya, sebab ia selalu merasa senang dengan apa yang ditentukan Allah kepadanya. Jika beruntung atau berhasil, ia bersyukur. Jika terkena musibah atau gagal, ia bersabar dan berusaha lagi.

Biantara Paturay Tineung

Assalamualaikum Warahmatullohi Wabarakatuh
Para Hadirin
Syukur Alhamdulillah urang sanggahkeun ka robbul izzati Allah SWT nu maha kawasa anu parantos maparin nikmat sinareng rahmat ka urang sadaya nu hadir dina acara ieu.Kalayan widi sareng ridhona urang sadaya bias patepung dina acara Paturay Tineung
Bapa kalih Ibu ,hadirin sadaya anu dipihormat
Sim kuring aya didieu minangka wawakil ti rerecangan kelas tilu hoyong Cumarios ngedalkeun kareteg angan.Wakyu di dunia asa teu karasa pisan ,asa kamari keneh sim kuring munggaran ka sakola ieu ayeuna tos kedah deui papisah deui keur neraskeun sakola ngahontal harepan cita-cita
Alhamdulillah salami tilu taun diajar di sakola ieu seueur pisan elmu nu manfaat jeung paninengan nu bakal jadi kenangan,di sakola ieu urang nu genah pikabeutaheun ,sim kuring di dieu diajar neangan elmu.Ruang ruing boh di kelas atau di kagiatan nu lain ,guyon gogonjakan sareng rerencangan sakola.Atuh sim kuring oge moal hilap kanu jasa bapa kalih ibu guru nu nggeus ngajarkeun rupa - rupa elmu nu manfaat pisan keur ngahontal hareupan sareng cita-cita murid sakola ieu.
Teu aya nu bias dipisanggem ,iwal juta-juta nuhun kana kasaean bapa kalih ibu guru anu ngajarkeun rupa rupa elmu jeung sifat anu hade nu bias jadi picontoheun nu sae.atuh salami sim kuring diajar di sakola ieu ,pastina seueur pisan kalepatan,sim kuring nyuhunkeun hapunteun tina sadaya kalepatan.
Rupina sakitu nu kapikahatur.Hapunten bilih aya bahasa anu kirang merenah larapna bilih ayakalimah anu teu raos kana hate.
Wassalamualaikum Warahmatullohi Wabarakatuh

 
Design by Fathandino Rahardiansyah | Bloggerized by Fathandino - Pertamax Blogger Themes | Edited By Fathandino